Selamat Datang

Pertama-tama patut kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan YME karena atas ridho dan berkahnya kita mampu untuk menyusun sejarah satuan. Selanjutnya saya sampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada seluruh personel yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam proses penyusunan hingga selesainya sejarah satuan ini.

Melalui buku sejarah satuan ini saya mengharapkan agar semua tugas, tanggung jawab para prajurit Yonarmed 4/105 GS akan selalu diingat, dipahami dan dapat dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, disamping dapat mencatat semua prestasi prajurit di bidang kecabangan maupun bidang kemiliteran lainnya.

Perlu kita sadari bahwa suatu keberhasilan dalam pelaksanaan tugas dimanapun kita berada tidak dapat tercapai begitu saja, namun melalui suatu proses panjang yang membutuhkan waktu dan latihan yang dilaksanakan secara berkesinambungan.

Dengan dasar pemikiran itulah dipandang perlu bagi seluruh prajurit Yonarmed 4/105 GS untuk memiliki referensi sejarah satuan ini sebagai pedoman, sekaligus sebagai referensi evaluasi didalam pelaksanaan tugas.

Akhirnya marilah kita selalu memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar dalam melaksanakan semua tugas dapat terlaksana dengan baik dan benar.

Sabtu, 14 Februari 2009

Serah terima Danyonarmed 4/105/GS


5 Februari 2009, Cimahi -- Pangdam III/Siliwangi menegaskan, serah terima jabatan Komandan Batalyon Artileri Medan-4/105 GS Kodam III Siliwangi merupakan sistem dalam rangka penyegaran dan pembinaan organisasi. Secara kelembagaan alih tugas jabatan dilakukan agar kinerja organisasi lebih dinamis dan proaktif dalam menghadapi tantangan tugas satuan ke depan.

Dalam rangka menghadapi tugas dan tantangan ke depan yang relatif sulit diprediksi, menuntut kesiapsiagaan satuan, oleh karena itu Yon Armed-4/105 GS harus selalu dalam kondisi siap operasional. Kondisi kesiapan operasional satuan itu harus mencakup kesiapan personel, alat peralatan dan persenjataannya serta sistem yang mendukung pelaksanaan tugas di bidang masing-masing.

Demikian ditegaskan Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Rasyid Qurnuen Aquary pada acara Serah Terima jabatan Komandan Batalyon Artileri Medan-4/105 GS Kodam III/ Siliwangi dari Letkol Arm. Jauhari A. Suraji, S.Ip, S.Sos kepada Letkol Arm. Edi Yusnandar, Sap., bertempat di Lapangan Upacara Yon Armed-4/105 GS Cimahi, kemudian dilanjutkan Serah Terima Jabatan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIX Yon Armed-4/105 GS dan Yayasan Kartika Jaya Siliwangi Pelaksana Harian Cabang XXXIX Yon Armed-4/105 GS Pengurus Pusat dari Ny. Indriani Jauhari Agus S kepada Ny. Leny Edi Yusnandar, Rabu (4/2).

Lebih jauh Pangdam mengatakan, dalam konteks kesiapan personel, setiap prajurit Artileri harus benar-benar menguasai kemampuan teknis dasar Artileri sebagai landasan untuk mengembangkan kemampuan operasional. Selain itu, prajurit Artileri yang profesional harus senantiasa tanggap terhadap perkembangan teknologi sistem persenjataan dan mengembangkan wawasannya dalam berbagai aspek, terutama kemampuan senjata Artileri yang mutahir.

Berkaitan dengan kesiapan alat peralatan dan sistem senjata yang nyata kita miliki saat ini, setiap prajurit harus selalu melakukan perawatan dan pemeliharaan secara cermat, sehingga peralatan yang dipertanggungjawabkan sekalipun relatif sudah tua, dapat berfungsi secara optimal. “Menyadari bahwa peran sumber daya prajurit merupakan kunci penentu dalam setiap pelaksanaan tugas Satuan, maka budaya belajar dan berlatih yang mengarah pada profesionalisme keprajuritan dan pemantapan jiwa juang serta semangat kebangsaan harus senantiasa ditingkatkan,” tegas Pangdam.

Lebih lanjut Pangdam mengatakan bahwa semangat kebangsaan bagi seorang prajurit sangat penting dan kita harus memiliki tekad yang kuat untuk mencegah terjadinya disintegrasi bangsa. Prajurit tidak boleh ragu-ragu untuk berbuat dan bertindak dalam melaksanakan tugas negara karena kita hanya berorientasi kepada kepentingan nasional, dan selalu bergerak dalam koridor konstitusi, hukum dan keputusan politik negara.

“Dalam menghadapi tantangan tugas ke depan diperlukan adanya kepedulian yang tinggi dari semua unsur komandan dalam berbagai strata terhadap pembinaan anggota dan satuannya. Para unsur komandan harus menjadi teladan nyata bagi anggotanya dalam meningkatkan profesionalisme keprajuritan dengan mengedepankan moralitas kehidupan yang sesuai dengan norma yang berlaku serta dilandasi sikap hidup :”satu keteladanan lebih baik dari seribu ucapan”. Ini artinya untuk membentuk prajurit profesional dan bermoral harus dimulai dari unsur pimpinannya,” harap Pangdam.

Diakhir amanatnya Pangdam mengatakan, terkait dengan pelaksanaan Pemilu 2009 untuk memilih anggota Legislatif tingkat Pusat dan Daerah serta Pemilihan Presiden/Wakil Presiden, Pangdam sekali lagi menegaskan kembali kepada segenap keluarga besar Kodam III/Siliwangi, khususnya bagi warga Yonarmed-4 agar benar-benar bersikap dan bertindak netral tidak memihak kepada Parpol atau Tokoh Politik tertentu. Komando tidak akan mentolerir setiap pelanggaran Netralitas TNI yang dilakukan prajurit dan PNS TNI dalam Pemilu tahun 2009 tersebut.

Hadir pada acara tersebut diantaranya Bupati Kabupaten Bandung Barat H. Abubakar, Walikota Cimahi H.M. Itoc Tochija, Danpusen Arhanud, Danpusen Armed, dan unsur Muspida Kabupaten Bandung Barat dan Cimahi serta para pejabat Kodam III/Siliwangi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar